Tuesday, October 27, 2009
The 2nd Wedding of Rhollaz...
Simply,
The second winner of Rhollaz just rolled up!!!
Congratulations Chuwidh darlin'..apologize for not to attend the wedding...wish ur life happily ever after...
Mmmmuuuuaaah....................
Thanks for all the tutor that you've gave to me..taxation, accounting and auditing that sucking my days at college. For the door open, always at your boarding house including free computer rental and affordable price on printing :9
if i remember about you and "Pak Tuek" things...and a silly question i gave you with the "exceed expextation" answer...
Me : "How if that all this time Pak Tuek have such a feeling but has no courage to confess?
and with a confident owned by a "woman" not a "girl" anymore, you fascinated me:
"Suntea, there's no such a thing in the marriage. You just feel that it was him. So, InsyaAllah this is the best for my life. Even, Pak Tuek things would not change anything."
Hmmmph...1000 times Congrats Chuwiiiidh,,,,,,
Labels:
Friendship,
Rhollaz....
Thursday, October 8, 2009
Ujung Kulon Yang Tertunda...Alhamdulillah kesampaian juga...
Oct 2-4, 2009
I've been living in this world for almost a quarter of the century...And seems would be never stop to Thanking The Creator with what kind of life that i have...Most of my day is a gift. Nice family, friends and blessed by Allah SWT. "Fabiayyi Aaalaa'i robbikumaaa Tukadzdzibaan."
This is one of the gift from Allah,
I always wanna have a trip to the place that i've never been. Other than "Hijjul Baiti Manishtatoo'a Ilaihi Sabiilaa", Ujung Kulon is one of those places. I've agreed to join with my backpacker friends (see, Baduy trip)to start our journey on Oct 2-4, 2010. I've no client assignment at those dates. Furthermore, a week before departure, everything changed. I've assigned to the out of town assignment. At the same time, Harris (EY Colleague) invite me to join his trip to Karimun Jawa, huhuhuhu...poor me. Ujung Kulon seems to be cancelled at that time. But, as i said..Allah loves me more than i ever think. I got the chance to go back to Jakarta earlier. Alhamdulillah...
Ujung Kulon here i come.....
I'm leaving Bandung (client site) at 2 pm and arrived at Jakarta at 5 pm. Made a flash shower and packing, Pray and go to the IDX building. The meeting point. We should be there at least at 6.30 pm. I'm late, of course. But some friends still wait for me. Thank's a lot to Febri (Pak Ketu, XL), Guntur (World Bank) and Chandra (My very Bestfriend). We took a short trip with taxi to Slipi, where's the "Rental Car" waiting. Around 8 pm we depart from Slipi to Taman Jaya, the starting point towards Ujung Kulon. 14 persons in one car for almost 8 hours, Hahahah..what a trip....
We arrived Taman Jaya approximately at 4 am. Have a very late dinner (everyone had their own belonging), take a rest and continue our trip in the morning.
Whenever we are...just remember and be thankful to the creator...then, we will see how's great the world's are...
This trip cost IDR 700K (All In)
To be updated soon
| Cloudy afternoon at Ujungkulon |
This is one of the gift from Allah,
I always wanna have a trip to the place that i've never been. Other than "Hijjul Baiti Manishtatoo'a Ilaihi Sabiilaa", Ujung Kulon is one of those places. I've agreed to join with my backpacker friends (see, Baduy trip)to start our journey on Oct 2-4, 2010. I've no client assignment at those dates. Furthermore, a week before departure, everything changed. I've assigned to the out of town assignment. At the same time, Harris (EY Colleague) invite me to join his trip to Karimun Jawa, huhuhuhu...poor me. Ujung Kulon seems to be cancelled at that time. But, as i said..Allah loves me more than i ever think. I got the chance to go back to Jakarta earlier. Alhamdulillah...
Ujung Kulon here i come.....
I'm leaving Bandung (client site) at 2 pm and arrived at Jakarta at 5 pm. Made a flash shower and packing, Pray and go to the IDX building. The meeting point. We should be there at least at 6.30 pm. I'm late, of course. But some friends still wait for me. Thank's a lot to Febri (Pak Ketu, XL), Guntur (World Bank) and Chandra (My very Bestfriend). We took a short trip with taxi to Slipi, where's the "Rental Car" waiting. Around 8 pm we depart from Slipi to Taman Jaya, the starting point towards Ujung Kulon. 14 persons in one car for almost 8 hours, Hahahah..what a trip....
We arrived Taman Jaya approximately at 4 am. Have a very late dinner (everyone had their own belonging), take a rest and continue our trip in the morning.
Whenever we are...just remember and be thankful to the creator...then, we will see how's great the world's are...
| Sweet escape |
| Bolang2 Jakarta |
To be updated soon
Thursday, September 10, 2009
My 24th Birthday...

xixixixi...
it almost midnight, puasa pula hohohohho..
lagi asyik ngenet di kosan, tik..tik...tik...menantikan detik-detik menyongsong kedatangan angka bagus di tahun ini, yuppy, 09 Sept 2009. My 24th Birthday, hohohoho...i'm getting older from days to days. It's time to leave the "Girl" Label and move to be a woman...heheheh..should be,
Dan ketika saat itu tiba, bayangan langkah kecil membayang di ambang pintu. Tok..tok..tok..
"Suuun..."
seperti yang kuduga, halaah...ga seru jadinya. Reecool, and Tami berdiri diambang pintu sembari memegang piring berisi sepotong bika ambon yang entah nemu dimana. Tapi bukan cuman sepotong kue...ada lilin ultahku berdiri disana hehehehe ^^
Makasih yak temans..i luph you pull..muah muah deh pokoknya...
My Bday Wishes, standard lah ya...
1. Semoga semua orang yang menyayangi aq dan yang aq sayangi senantiasa mendapat kasih sayang Allah SWT.
2. Tetep semangat untuk lebih dekat dengan sang Creator
3. Enteng Jodoh enteng rejeki heheheheh
Thank You ya Allah...
For everything on me till today...
Wednesday, July 15, 2009
L o v e , Phrase and Poison
“Kasih itu sabar; kasih itu murah hati. Ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.”
A walk to remember, Nicholas Sparks (Korintus)
Ada banyak alasan aq menjadikan hal ini sebagai tema dalam catatanku kali ini,
mengisi waktu luang ketika profesiku tidak menyediakan pekerjaan serta mencoba memahami apa yang sedang terjadi disekelilingku,
Pertama,
aq mendapati seorang teman yang membuatku syok bukan kepalang di Bandara Soekarno Hatta setelah tiga bulan lamanya ia meninggalkan Jakarta. Bisa satu halaman sendiri jika aq bercerita tentangnya. Sahabat karibku yang manis, cantik, seksi dan murah hati terlihat begitu kurus dan lesu saat itu.Tulang lehernya menonjol, membuat aq pontan membatin, betapa menyakitkan CINTA itu, karena ia menghanguskan keceriaan seseorang dalam sekejap. Ibarat Dementor, ia menghisap setiap tetes kebahagiaan yang tersisa dari pikiran seseorang.
Sahabatku yang malang, cinta itu pergi tanpa bekas setelah 10 tahun singgah dan mewarnai hidupnya. Pupus perlahan dan menyisakan onggokan sampah kekecewaan yang menurutku lebih dari sekedar keterlaluan. Dan aku kembali berkata,Jika sungguh cinta itu hal yang demikian, biarkan CINTA itu datang padaku nanti, karena kini kami harus membuat sahabatku tersenyum lagi.
Kedua,
Cinta itu Sabar. Sepenggal kalimat yang dapat kusimpulkan dari pengamatanku akan kehidupan seseorang yang sangat dekat denganku. Memilih menikah diusia belasan, bertandang sebagai single parent di usia 20-an. Hiks, membuat aku malu, ketika aku masih saja mempertanyakan, dimana keadilan Sang Pelukis Alam.
Dia yang keibuan, sabar menekuni hidupnya sebagai seorang istri dengan suami yang terganggu kesehatan syarafnya. Tulus menerima keadaan menjadi ibu (sekaligus single parent) bagi putranya. Ikhlas, menjalani takdirnya tanpa lelah dan putus asa.
Jika, CINTA itu hal yang demikian,,,,biarkanlah aku belajar Ya Robb, karena engkau senantiasa ada disisi orang2 yang sabar...
Ketiga,
Cinta itu persahabatan.
Mungkin agak lucu untuk yang satu ini, karena berawal dari sebuah film drama dari tanah hindustan yang cukup populer, KUCH KUCH HOTA HAI yang membuat ibuku menangis berkali-kali kapanpun ia menontonnya...Film ini bercerita, bahwa tanpa kita sadari..dalam menjalani kehidupan, bagaimana kita akan menghabiskan sisa waktu yang dianugerahkan Tuhan untuk kita, Seorang sahabat adalah jawaban yang paling masuk akal...
Dalam sahabat itu ada Cinta, yang menurut orang berbeda dengan "Cinta" pada umumnya, tapi tanpa kau sadari...ia hanya berubah bentuk...sebagaimana kau merasa sakit manakala sahabatmu berdusta, bahkan meninggalkanmu untuk selamanya. Tapi ia membuatmu jadi diri sendiri, tanpa perlu menjadi orang lain...tak perlu menyembuyikan sesuatu atu memungkiri sesuatu...
A walk to remember, Nicholas Sparks (Korintus)
Ada banyak alasan aq menjadikan hal ini sebagai tema dalam catatanku kali ini,
mengisi waktu luang ketika profesiku tidak menyediakan pekerjaan serta mencoba memahami apa yang sedang terjadi disekelilingku,
Pertama,
aq mendapati seorang teman yang membuatku syok bukan kepalang di Bandara Soekarno Hatta setelah tiga bulan lamanya ia meninggalkan Jakarta. Bisa satu halaman sendiri jika aq bercerita tentangnya. Sahabat karibku yang manis, cantik, seksi dan murah hati terlihat begitu kurus dan lesu saat itu.Tulang lehernya menonjol, membuat aq pontan membatin, betapa menyakitkan CINTA itu, karena ia menghanguskan keceriaan seseorang dalam sekejap. Ibarat Dementor, ia menghisap setiap tetes kebahagiaan yang tersisa dari pikiran seseorang.
Sahabatku yang malang, cinta itu pergi tanpa bekas setelah 10 tahun singgah dan mewarnai hidupnya. Pupus perlahan dan menyisakan onggokan sampah kekecewaan yang menurutku lebih dari sekedar keterlaluan. Dan aku kembali berkata,Jika sungguh cinta itu hal yang demikian, biarkan CINTA itu datang padaku nanti, karena kini kami harus membuat sahabatku tersenyum lagi.
Kedua,
Cinta itu Sabar. Sepenggal kalimat yang dapat kusimpulkan dari pengamatanku akan kehidupan seseorang yang sangat dekat denganku. Memilih menikah diusia belasan, bertandang sebagai single parent di usia 20-an. Hiks, membuat aku malu, ketika aku masih saja mempertanyakan, dimana keadilan Sang Pelukis Alam.
Dia yang keibuan, sabar menekuni hidupnya sebagai seorang istri dengan suami yang terganggu kesehatan syarafnya. Tulus menerima keadaan menjadi ibu (sekaligus single parent) bagi putranya. Ikhlas, menjalani takdirnya tanpa lelah dan putus asa.
Jika, CINTA itu hal yang demikian,,,,biarkanlah aku belajar Ya Robb, karena engkau senantiasa ada disisi orang2 yang sabar...
Ketiga,
Cinta itu persahabatan.
Mungkin agak lucu untuk yang satu ini, karena berawal dari sebuah film drama dari tanah hindustan yang cukup populer, KUCH KUCH HOTA HAI yang membuat ibuku menangis berkali-kali kapanpun ia menontonnya...Film ini bercerita, bahwa tanpa kita sadari..dalam menjalani kehidupan, bagaimana kita akan menghabiskan sisa waktu yang dianugerahkan Tuhan untuk kita, Seorang sahabat adalah jawaban yang paling masuk akal...
Dalam sahabat itu ada Cinta, yang menurut orang berbeda dengan "Cinta" pada umumnya, tapi tanpa kau sadari...ia hanya berubah bentuk...sebagaimana kau merasa sakit manakala sahabatmu berdusta, bahkan meninggalkanmu untuk selamanya. Tapi ia membuatmu jadi diri sendiri, tanpa perlu menjadi orang lain...tak perlu menyembuyikan sesuatu atu memungkiri sesuatu...
Thursday, June 4, 2009
Ibu...
genre (Qasidah >> Song)
Ibu.....
Ibu, kaulah wanita yang mulia,,,,
derajatmu tiga tingkat dibanding ayah
kau mengandung...melahirkan.,..menyusui
merawat...membesarkan putra putrimu ibu....
Lautan kasih sayang...
pada setiap insan,
mataharinya alam
sebagai perumpamaan
Dunia, Isinya belumlah sepadan
sebagai balasan, ibumu melahirkan
Doanya terkabulkan
Keramat di dunia
Kutuknya kenyataan
Jangan coba durhaka
Ridlanya Ibumu, ridla tuhan Juga
Surganya...dirimu...dibawah kakinya
Wahai jangan jadi anak durhaka
Ibu.....
Ibu, kaulah wanita yang mulia,,,,
derajatmu tiga tingkat dibanding ayah
kau mengandung...melahirkan.,..menyusui
merawat...membesarkan putra putrimu ibu....
Lautan kasih sayang...
pada setiap insan,
mataharinya alam
sebagai perumpamaan
Dunia, Isinya belumlah sepadan
sebagai balasan, ibumu melahirkan
Doanya terkabulkan
Keramat di dunia
Kutuknya kenyataan
Jangan coba durhaka
Ridlanya Ibumu, ridla tuhan Juga
Surganya...dirimu...dibawah kakinya
Wahai jangan jadi anak durhaka
Subscribe to:
Posts (Atom)

