Sunday, October 31, 2010

STEP UP 3D


Just re-memorised after the second times after watched this movie 3D (1st with Nenek Dayoe at Senayan City)and the 2nd with Harris Agustian at 31 October 2010.

“Some famous guy once said, ‘To travel is better than to arrive‘. and I was like ‘What!?’ Well, because I used to think that there was only one path to take to where you wanna get to be in life. But if you choose that one path, that doesn’t mean you have to abandon all the others. I realized that it’s actually what happens along the way….that counts. The stumbles or the falls. The friendships. It’s the journey. Not the destination. You just gotta -I guess- trust the future will work itself out like it’s supposed to.”
-Moose (Adam G. Sevani)

Favourite Quote

"Some people learn to dance... Others are born to. " Luke (Rick Malambri)

People dance because dance can change things. One move, can bring people together. One move, can make you believe like there's something more. One move, can set a whole generation free. "Moose"

“To travel is better than to arrive.”

From Step Up (2006)
"When someone hands you your dreams, you take it, you don't ask questions. "

If you wanna be with someone who doesn't appreciate what a good thing he's got that's 100% your business. I just thought you'd be smart enough to know you deserve better.

Thursday, October 28, 2010

Fairish...

Tuhanku..
Bicaralah kepadaku bila aku kesepian
Bisikkanlah dukunganMu bila aku dirundung kecemasan
Dengarkanlah suaraku bila aku jatuh
Sudilah menjadi penghiburan dalam perjalananku
Tempat ku bernaung di waktu panas
Tempat berteduh di kala hujan
Tongkat penuntun di dalam kelelahan
Dan penolong dalam bahaya
Semoga aku berhasil mencapai tujuanku
Sekarang dan juga nanti
Pada akhir hidupku...

Taken from, Fairish by Esti Kinasih

Saturday, October 23, 2010

Bentuk itu....

"Tapi beberapa hari ketika aku susah tidur. Aku memang berpikir. Mencari bentuk yang sudah hilang itu. Dan tidak berhasil menemukannya sekarang."

Bentuk itu dulu hadir disana. Tumbuh subur tanpa pernah disadari oleh siapapun. Karena hanya aq yang tahu. Atau mungkin, dia sebenarnya tahu tapi tidak mau tahu. Atau malah akulah yang terlalu pengecut untuk mengakui bahwa dia tahu. Hingga akhirnya aku memohon kepada yang kuasa, semoga dia tak akan pernah tahu.

Tuhan mengabulkan doaku.

Doa yang sekali lagi terucap tanpa analogi. Membawa aku jauh, dan semakin jauh dari apa yang sebenarnya kuingini. Dan kini, aku mencoba, belajar dan memaknai setiap kata dan bentuk itu. Belajar untuk tidak menyesal. Mempersalahkan. Bahkan membodohkan orang lain maupun diri sendiri.

Aku. Doaku. Hidupku. Matiku. Bentuk itu.
Lillaahi Rabbil Aalamiin.

"Alyauma akmaltu lakum diinakum, waatmamtu alaikum ni'matiii waradliitu lakumul-islaamadiinaa.
"

Saturday, October 16, 2010

Me and My Stupidity

Malang, 16 October 2010

01.01 am


Seharusnya, mataku sudah terpejam. Bukan karena waktu sudah menunjukkan pukul satu pagi. Bukan karena aku menunggu sahur. Bukan pula karena tiba-tiba terjaga maupun teringat akan sesuatu. Sejujurnya, mataku masih enggan untuk menyongsong sang bunga tidur.


Sekali lagi perkenalkan saya Susanti. Dalam bahasa jawa dikenal sebagai "sesanti", yang berarti pedoman. Dalam bahasa lain bisa berarti indah. Sedangkan Al Giadi, adalah nama makhluk tuhan yang paling saya hargai ketulusan dan pengorbanannya. Seseorang yang membesarkan saya dan memperkenalkan saya pada dunia, bahwa saya Anaknya.


Namun, kali ini bukan soal nama. Bukan masalah segala nikmat dan anugerah dalam hidup, tapi lebih pada kebimbangan dan keraguan yang tentunya dimiliki semua manusia. Kebimbangan yang membuat saya selalu bertanya, apakah saya kurang bersyukur???


October ini, genap empat tahun aku meninggalkan kota kelahiranku. Hijrah ke ibukota demi sesuatu yang hingga saat ini belum jelas, bahkan untuk saya secara personal. Berawal dari profesi yang baru kukenal setelah diterima dan mulai bekerja. Sebut saja staf pemeriksa di Kantor Akuntan Publik dua huruf terkemuka di dunia, transit di dunia perbankan sejenak, hingga akhirnya kembali ke lembah pemeriksa keuangan.


1 October 2006, hari pertama masuk di KAP dua huruf, masih teringat antusiasme waktu itu. Berangkat bareng ReeCool, Mbak Wina, Inonk, Adilla dan Rurry. Kemeja dan celana formal baru. Agak lebay memang, namun inilah uniknya kerja di hari pertama untuk ukuran mahasiswa belum lulus kuliah sepertiku. Dan selang setahun, Saya mulai berpikir...akankah hidupku kuhabiskan untuk hal2 seperti ini???


1 January 2008, Pertanyaan itu bersambut dengan munculnya tawaran join di Bank Asing dengan gaji lumayan. Namun semua pupus, dalam kurun waktu 1 tahun 7 bulan. 24 July 2009, saya kembali ke lembah hitam, hanya saja kali ini di KAP tiga huruf.


Dan setelah semuanya, saya berpikir untuk keluar dari lembah hitam ini....ya Allah, kebodohan apalagi ini????