Showing posts with label Friendship. Show all posts
Showing posts with label Friendship. Show all posts

Friday, January 11, 2013

Sanur, kerja, Makbeng dan Kawan Lama ^^

28 December 2012 

Setelah mencicipi local dormitory di Granny's Inn, Kuta meski cuman semalam, lanjut dengan 2 malam yang menyenangkan di Cozy House, pada hari ketiga ini saya memiliki alasan yang cukup reasonable untuk menikmati kenyamanan di Sanur Paradise Hotel, Bali. 

Kenapa Sanur Paradise Hotel? 
Sebagaimana saya singgung pertama kalinya, kunjungan saya ke Bali kali ini merupakan kombinasi paket hemat antara pekerjaan dengan urusan personal aka senang-senang. Pekerjaan saya akan starting besok pukul 8 pagi, sehingga dari kantor saya mendapatkan fasilitas menginap untuk 2 malam. 

Lokasi Nusa dua dan Sanur lumayan jauh, lebih jauh dari Nusa Dua ke Kuta malah. Tapi ya itu, perjalanan hemat saya lagi-lagi didukung oleh Trans Sarbagita. Menyenangkan bukan? Yups, ternyata Trans Sarbagita melewati Halte "Matahari Terbit" yang ada di seberang Sanur Paradise Hotel. Karena masih sepi penumpang, saya tidak mendapat hambatan meski menaiki bus sambil membawa koper mini dan ransel kecil berisi laptop kantor dan baju ganti. 

Saya sempat sedikit penasaran, kenapa sey nama haltenya Matahari Terbit ? Saya baru ngeh setelahnya, bahwa Pantai Sanur merupakan area yang pas untuk menikmati Sunrise. Waah... pas banget!!! 

Usai check in dan berbenah sebentar untuk persiapan kerja esok hari saya segera menghubungi Rizki aka Yanto, salah seorang kawan lama yang tanpa sengaja saya ketahui sudah dipindahtugaskan ke Denpasar. Kami sepakat untuk kopdar sebentar sembari menikmari Denpasar Festival yang baru saja di buka hari ini. Plus nya lagi, festival tersebut diselenggarakan tepat di depan gedung BRI Denpasar, which is kantornya Yanto. Sekali lagi, sebuah kebetulan yang menyenangkan. 

Saya beringsut menuju Denpasar selepas memesan taksi pada pihak hotel. Maklum, tidak ada tansportasi umum yang terjangkau menuju kesana. Ini merupakan salah satu kelemahan Bali untuk moda transportasi murmer bagi wisatawan, meskipun moda sewa mobil dan motor sudah umum digunakan. 

Tiba di lokasi, saya langsung disambut dengan aneka gerai makanan khas Bali yang menggugah selera. Tak lama, saya dan Yanto sudah duduk manis menikmati ayam betutu plus jeruk hangat. Semuanya, tentu di bayarin sama calon Bos BRI ini hehehe (sebuah kebetulan yang lagi-lagi menyenangkan dalam perjalanan). 


Bersama Bos BRI, executing Nasi Betutu at Denpasar Festival, 28 December 2012
Selama kopdar, ada satu hal yang cukup menarik dari perbincangan kami mengenai makanan khas Bali. Mumpung disini, saya pengen tahu ney.. apa sey yang harus saya coba selain restoran macam Ultimo, Warung Italy, Flapsjack, Ayam betutu, Soto Ceker, bakso ayam  dan Nasi pedes? Disitulah muncul nama Mak Beng. Yups, ini pertama kalinya saya mendengar nama itu. Konon Mak Beng merupakan resto sop ikan yang rame pengunjung di area menuju pantai Sanur. Which is sangat dekat dengan lokasi saya menginap. Sayangnya, saya tak sempat mencicipinya hari itu dikarenakan udah senja. Karena cukup terkenal, Mak Beng sudah tutup sejak sekitar pukul 4-5 sore. So, hanya sejenak setelah Yanto mengantarkan saya kembali ke Hotel dengan motornya, saya harus cukup puas dengan hanya mencomot semangkuk bakso ayam yang kebetulan mangkal di depan hotel. 

Malam harinya, saya berniat berjalan-jalan sejenak ke arah pantai. Apadaya, baru sekitar 50 meter meninggalkan hotel terdapat beberapa beli-beli (pria Bali) yang melontarkan gurauan tidak terpuji kepada saya yang notabene memang sendirian. Dan entah kenapa, saya benar-benar  merasa risih dan punya firasat tidak baik hingga akhirnya memutuskan berjalan ke arah yang lebih ramai. Perempatan Matahari Terbit. 

Bicara soal ramai, Sanur menurut saya merupakan daerah yang sepi. Entah karena saya cuman berjalan di area sekitar saja atau memang demikian adanya. Usai pupus harapan akan MakBeng, saya berharap akan menemukan tempat makanan lain yang menarik. Apa daya, yang saya temukan hanya gerai KFC dan Dunkin Donuts yang tepat disisi perempatan. Jadi, malam ini perut cukup di manjakan dengan KFC saja. 

29 December 2012 

Hari in ibisa dibilang merupakan hari terakhir saya di Bali. Hari terakhir sekaligus hari kerja. Saya tidak akan bercerita banyak soal pekerjaan saya dikarenakan issue confidentiality. Yang menarik adalah obrolan saya dengan klien saat makan malam di Depot Ciganjur, Denpasar. 

Mulanya, Sang Bapak yang baik hati menanyakan saya pengen makan dimana. Tanpa babibu saya utarakan keinginan saya untk mampir di Mak Beng. Kontan si Bapak ngakak. 

"Tahu darimana kamu?" 
"Kok bisa tahu sey? " 

Hahahah, ternyata si Bapak sudah terlalu sering mengantarkan bos nya yang suka banger makan Mak Beng. Beliau sendiri sebenernya kurang suka, ditambah lagi hari sudah larut malam so pastinya Mak Beng tinggal harapan. 

Saya diantar klien kembali ke hotel malam itu, lanjut dengan berbersih diri, merapikan dokumen kerjaab dan bongkar muat packing untuk perjalanan saya selanjutnya. Yups, Diving dan Mak Beng bukanlah akhir dari petualangan saya menyambut natal dan tahun baru 2013. Meskipung ingin sekali-sekali taon baruan di Bali, niat itu saya kubur dalam-dalam untuk saat ini karena saya sudah janji dengan teman-teman untuk sekali lagi mengunjungi pesona pegunungan di Jawa Timur. Bromo. 

So, lets take a rest for today karena pagi-pagi sekali saya harus mengejar flight ke Surabaya. Meeting point sebelum menutup akhir tahun di Bromo ^^ 

Message for today : I have to come back to Sanur one day for Mak Beng ^^ 

Wednesday, August 8, 2012

3rd year Anniversary - PwC Batch August 2009

Mall Taman Anggrek, 4 August 2012

Yups..its been 3 years already!!!

Bermula 27 or 28 August 2009, kami bersama-sama menapakkan kaki di Public Accounting Firm aka Kantor Akuntan Publik (KAP) TIGA HURUF yang konon katanya "number one" di kelas nya, "The Big Four".

Tiga tahun, waktu yang cukup lama bagi seseorang untuk memutuskan menghabiskan lebih dari 50% waktu hidupnya di depan laptop demi sesuatu yang pastinya akan berbeda bagi masing-masing individu. Dan seolah tidak peduli apa tujuan awalnya, disinilah kami merayakan tiga tahun kebersamaan yang sejatinya tetap tak bisa diidentifikasi either ini loyalty or stupidity.

Sembari mengingat ingat masa dulu, hari-hari dimana kami hanya bengong di ruang training. Duduk diam saat ditanya, mencuri waktu browsing internet bahkan tertidur di dalam kelas. Silly memang. Namun lebih terperangah lagi saat ingat bahwa ada salah seorang teman yang memberikan jawaban luar biasa ketika sebuah pertanyaan klise dilontarkan sang instructor.

"Apa cita-cita kalian?" A simple question actually, but become extraordinary when the answer was soooo extraordinary.

"To be a partner".

And you know, teman itu memutuskan untuk meninggalkan kami di tahun pertama kebersamaan kami. See, masa depan penuh kejutan. Dan sementara kami yang tersisa, mungkin ada yang memang memiliki keinginan yang sama dengan teman kami itu, ada juga yang hanya menanti saat yang tepat untuk pindah ke tempat lain, atau ada juga yang seperti aku, orang ga jelas yang masih belum tahu kemana dia harus pergi bahkan setelah kurang lebih enam tahun melanglang buana di dunia kerja (halah bahasaku!!).

Aku cukup senang mendapati setidaknya masih banyak temanku di tempat ini. Seenggaknya, itu memberi semangat tersendiri untuk melewati hari demi hari at least sampai akhir tahun depan. After all, semua akan kembali menjadi PR hidup untukku. Yups, akan kemana selanjutnya?

Tapi diatas semuanya, anniversary tahun ini as usual tak bisa diikuti oleh semua rekan. Beberapa yang sudah resign tak dapat bergabung karena berbagai alasan. Dan kami mencoba mengerti, toh seenggaknya pesertanya cukup lumayan untuk menimbulkan kericuhan di Samudra Suki plus Inul Vista Mall Taman Anggrek.

Looking forward for the 4th year temans!!!!


Exceptional aka. Rating 1 (berasa power rangers, berlima) kereen ya Batch August 2009
 
Yang hadir ki-ka bawah : Angel, Maya, Open, Siska, Filean, Tea, Reni,Akun, Elina. Atas ki-ka: Sissy, Agus Tan, Iik, Linda, Wibi, Dessy, Vero

Ki-Ka: Me, Akun, Elina, Linda, Vero
 
not so last supper ;p

"Bertarunglah auditor, dengan segala kemampuan yang ada.
Bila kembali dari klien, semoga hidup kan jadi lebih baik."
-Nyanyikan dengan nada theme song Dragon Ball-

Monday, August 6, 2012

IncREDibles Reunion 2012

6 August 2012

IncREDibles. That's what we called ourselves.
And here a snapshot of one happy moment we had together.
Under diversity, lets have breakfasting on Arabian style ^^


Menu : Nasi kebuli Ibu Hanna, Es buah Sinar Garut, Roti Cane - Meutia plus Kebab 






Tuesday, July 31, 2012

Last Coaching Dinner with Mr Coach

 
Kika : Me, Helen, Dania, Mr. Coach (Luki), Anastasia, Mike, Wina

31 July 2012

Coach. Mungkin ga semua orang mengenal istilah itu. Coach disini merupakan kata benda, tapi bukan gerbong kereta atau yang sebangsanya. Coach disini adalah seseorang yang bertindak layaknya seorang adviser, guru bahkan teman. Simply, for me coach is a multitasking and multitalented person.

Istilah coach sendiri baru saya kenal ketika mulai bekerja sebagai kuli PSAK di KAP Tiga Huruf sejak awal 2009. Di tempat kerja saya ini, semua karyawan sudah di-arrange berdasarkan hierarki tertentu untuk suatu proses konsultasi dan bimbingan yang disebut coaching session. In general, coaching session ini bisa dibedakan menjadi dua; yang pertama coaching session dalam suatu client engagement. Disini, coaching yang diberikan more or less lebih mengarah pada bagaimana kita membangun komunikasi dua arah yang tepat untuk mencapai dua hal sekaligus yaitu berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam hal pekerjaan dengan tujuan pekerjaan dapat terselesaikan dan yang kedua both of senior and junior dapat menjalin komunikasi yang lebih baik selaku team.

Dan Coach yang saya bicarakan disini bukan tipe yang pertama. Coach type dua ini kurang lebih mirip dengan guru counselling jaman kita di bangku sekolah. Bedanya, kita tak hanya bisa konsultasi seputar masalah pribadi terkait dengan pekerjaan, namun konsultasi mengenai detail pekerjaan sekaligus. So, coach disini bak guru, temen sekaligus orang tua yang tak jarang memberikan kita wejangan-wejangan berharga.

Selama 3 tahun terakhir ini, saya memiliki dua orang coach yang berbeda. Tahun pertama, coach saya cukup baik, namun entah kenapa saya kurang merasa nyaman sehingga "coaching session" menjadi hal yang enggan untuk saya lakukan. Beda halnya dengan tahun kedua dan ketiga, dalam dua tahun terakhir ini coach saya sebut saja Mr. Coach (Lukmanul Arsyad, yang notabene beken dengan nick name - Luky), membuat saya sering kali berinisiatif untuk melakukan "coaching session." Bukan karena dia cakep loh ya, apalagi dia sudah memiliki keluarga. Tapi ya itu, Luky memainkan perannya sebagai guru, teman sekaligus orang tua yang baik. Tak jarang pula dia memberikan komparasi antara apa yang saya alami dengan pengalaman pribadinya.

Namun, kebersamaan itu harus diakhiri di tahun ini. Pasalnya, Luky mendapatkan promotion dari Senior Manager ke Director. Kamu selaku para coachee-nya turut berbahagia atas promotion tersebut. Tapi disisi lain kami juga sedih, karena itu berarti Luky sudah tidak akan menjadi coach kami lagi tahun ini. Apalagi, adanya re-grouping di kantor tak ayal menempatkan Luky tidak lagi satu group dengan kami. Jadi pada sedih deh...

So, for the last time kita sepakat untuk melakukan Farewell coaching dinner bareng Mr. Coach. Sebelum re-grouping dimulai, sebelum new coach diumumkan. (FYI, tiap bulan kami ada coaching dinner bareng - coach & coachee - yang didanai oleh kantor). Lokasi coaching dinner kali ini, Kuppa Thai Restaurant - Plaza Indonesia. Lumayan ada discount 40% dari CC BNI. ^^

Wednesday, July 11, 2012

Noka...Noka...Noka...^^

Let me introduce ...Noka Andaru Febriandito,


Why Noka???
Usut punya usut Noka itu kepanjangan dari Nogo Kabisat. Nogo berarti Naga dalam bahasa Jawa. Naga merupakan representasi dari tahun 2012 yang dikenal sebagai tahun Naga. Sementara Kabisat karena bocah tembem ini lahir 29 February 2012. Yups, ponakan baru Rhollaz ini akan berulang tahun empat tahun sekali, lumayan hemat pengeluaran untuk perayaan ultah. Apesnya, he has no "Sweet 17 moment". Gapapa yo le....


Kenapa Noka?
Karena Noka itu ngangenin sekali,,,,hahahahah. Meskipun di cap sebagai tante durhaka lantaran saya baru bisa ketemu dia setelah finally dia hijrah ke Jakarta (saat usianya 4 bulan) dan benar2 menanti masa sibuk kuli PSAK saya berakhir, tapi teteup loh saya pengeen cepetan ketemu Noka yang sudah sering mejeng di Profile Picture Mimi and Omi-nya.


So, kemaren pas weekend tepatnya Sabtu 7 July 2012 saya sempatkan berkunjung ke Bintaro buat jumpa fans ama Noka. Dan benar saja, pas ketemu langsung...ney bocah bener2 ngangenin. Badannya montok banget, kulit sawo mateng (kulit khas orang Indonesia, mengutip omongan Opi-nya yang ga mau cucunya dibilang item heheheh) plus anteng banget!!!!. Dan anehnya, Noka ga mirip siapa-siapa. Nah loe, apakah Noka adalah Putra yang tertukar??? #efekkebanyakannontonsinetron.


Tapi, ga lah..Noka mirip dirinya sendiri ^^


So intinya, after Han-Han, Amira, Filza dan Sava, please welcome the 5th Rhollaz Junior..NOKA...

Saturday, June 30, 2012

EY BNI Family

Yang jauh berasa keluarga
keluarga sendiri berasa jauh...#moviequote 

EY BNI Reunion, 22 June 2012 - Pizza Marzano, Grand Indonesia
Kika - bawah : Finita, Me, Putra, Vicky, Abang, Chandra
Kika - atas: Andry, Via, Eka, Cilla, Dian, Iffa, Siska (Enyak), Shintwil - Yang moto : Aang ^^ 

Full ^^

Opa Eka ^^


Team Loan dari masa ke masa

Happy family ehehhehe
Bukti Autentik kita ngumpul di Marzanno hahahha
Some of us currently no longer auditor, no longer engaged to that client, even so.. we never experienced that client together, at the same time. But this is us. We called our self as EY BNI family. No matter what...

Saturday, April 21, 2012

Again..i miss the Big Day

Hari ini, 21 April 2012

Hari Kartini,
Perempuan Indonesia yang luar biasa.


“Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus-menerus terang cuaca.
sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan. kehidupan manusia serupa alam”
― Kartini - Habis Gelap Terbitlah Terang




Hari ini juga, saya mencoba untuk menjadi perempuan luar biasa.
Sekali lagi saya mencoba, hanya mencoba.
Mencoba menebus dosa sembilan tahun lalu.
Mencoba menepati janji saya tiga tahun yang lalu.
Yah..hari ini saya mencoba menapakkan kaki di Universitas Indonesia, turut serta dalam ujian saringan masuk Program Profesi Akuntansi
yang notabene membuat saya tidak lagi mengenal apa yang sebenarnya saya inginkan.
Dan tanpa usaha sedikitpun, tanpa belajar sesuatu pun, tiga jam itu saya lewatkan bersama tiga lembar jawaban komputer bersama kalkulator lengkap dengan pensil 2B.
Lucu memang, mengingat saya selalu ingin jadi dokter sejak kecil.
Dalam mencoba kali ini, saya hanya punya satu pertanyaan, akankah bertahan?



Dan karena mencoba itulah, saya melewatkan hari besar salah seorang sahabat saya di bangku kuliah.
Sebut saja, Marisa. Kawanku yang sangat muslimah ini akhirnya menemukan imam dalam hidupnya.
Senang, sebel, terharu tapi juga iri.
Masih ingat waktu semasa kuliah, dia berkata "I'm 23, with no job and no boyfriend!!!"
Hahahha, sekarang kondisi berbalik...you move on girls =)
Doaku sama dengan yang laen, semoga Dia akan menjadi imam untukmu dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat nanti.


Disisi lain, saat ini saya tengah berada di "You-Know_Where" dan dengan culas mencuri waktu untuk membuat postingan ini.
Memainkan jari di atas keyboard dengan setengah nyawa.

Thursday, September 15, 2011

its a very short trip to Semarang...


That day was my birthday, September 9, 2011
It was a week after Lebaran. Everyone still not in the mood of doing something. Holiday atmosphere still in the air. So am i, but that day i've came to office, doing some "office thing" (read as: working), have many greeting and free cake from "Rainbow" till i finally escaped on 4.00 PM. Yups, i was escaped. I've plan to attend my bestfriend's (Nenek ^) wedding at Semarang.

A wedding. Out of town. On lebaran holiday. On My Birthday actually.

I took Kopaja 20 from office to Gambir train station. Kopaja is a metromini/small bus that operate around Jakarta city. No AC, even no seat if you take it on busy hours. Most of Kopaja in Jakarta designed with a green and white colours. The doors were open along the trip and there is a "kenek/Kernet/Kondektur" who's standing and shouting to get the passengers. The different with metromini only was about the colour, metromini have an orange colour. And no 20, indicated the route pledged to this Kopaja. For more info related to Kopaja routes, you can see this link.

Kopaja and Metromini are public transportation with the cheapest tariff in Jakarta. It cost IDR 2,000 per trip. It was the same tariff as Busway for trip during 06-07 AM. So, it would be much saving compare of taking taxi ^^

From Gambir, i took the airport bus (DAMRI) to Soekarno Hatta International airport. I have a flight from Jakarta to Semarang on 19.30 PM. So, i must save my time to avoid any flight cancellation due to my late show for check in.

Airport bus is one of my favorite option to save transportation cost. its cost only IDR 20K. We usually spent around IDR 100K-IDR 150K for single trip from airport to central Jakarta (Sudirman-Thamrin). This bus not only stand by at Gambir, but also some area such as Blok M (Near Blok M Plaza), Rawamangun, Lebak Bulus and Kampung Rambutan terminal, Tanjung Priuk, Bekasi and Bogor.

Alhamdulillah. I arrived at airport around 6 PM. After check in and met with my travelmate, i came to musholla for praying Maghrib. And what next?? Flight delay for an hour #fiuh. It causing us having so late arrival at Semarang, but luckily we got the last taxi and heading us to Banyumanik.

The bride had booked Arsonia Guesthouse for us. So, we can directly have a shower and take a rest that nite. We don't have a dinner nor such a restaurant or food hall near the guesthouse to relieves it. But it was nothin', since we just fall a sleep so tightly.




September 10, 2011
The Wedding

Mornin'..it's time for the wedding hohohoo...the wedding itself comprises from 3 main arrangement,
1) Midodareni - it was a Javanese culture. Such a ritual, a night before the wedding (akad). Javanese believes that at that night, an angel or a fairy princess from Paradise will be came to the Bride's home to share their beauty and perfection.
2) Akad - Ijab Qabul. A statement from the brides to unconditionally accept the others as their soul-mate with some Mahar such as Praying equipment, money, gold or etc. This ceremony held on Nenek's home at Griya Banyumanik Asri.
3) Wedding reception - Walimatun'Nikah. Reception was held in Pondok Serrata Hotel, Semarang.





Happy wedding Nenek..wish u happily ever after!!!!

After the wedding reception, i have a spare time before takin the bus to Jakarta. I was thinkin' to have a short "adventure" in this city, but since nothin' left after my last visit, i decided to join Kakek (who's too late to attend the wedding)with the "Jancukers" aka BIB - whatever they called themselves get back to Pondok Serrata Hotel and having so late brunch at the Food Fest.

Food fest is food court comprises various menu from local and western cuisine. But most of us took the local cuisine. Prices for all food and beverages here around IDR 5,000-20,000.




After finishing our brunch, Ulfa (my travelmate) and Ita (roommate) would joined the Jancukers to stay at Pondok Serrata before leavin Semarang tomorrow morning. And me..just cross the street in front of Tembalang cross over (align with the Ungaran's street or just cross the street in front of Pondok Serrata Hotel)and taking public transportation (Mikrolet C10 - Orange colour) which is having route as Johar - Dr.Cipto - Java Mall - Tanah Putih - Banyumanik. I will take the overnite bus PO Nusantara from the bus office stated around Dr. Cipto street.

Actually this mikrolet didn't pass through the PO Nusantara Bus Office, but i asked the driver to drop me and paid more than it should be, but trust me it still affordable.

I arrived at Dr. Cipto (in front of SMK 1) Semarang around 06 PM. I have to wait till departure time which is estimated would be on 7 PM. The office itself quite empty, hence i decided to move on and seeking the near Musholla to have Maghrib and found it at the nearer gas station. There's not only musholla but also a huge ATM station..hhohohoo..i have run out my money ^^

I'm heading to the bus office around 6.30 PM. Some of the passengers just arrived and filling the waiting room by holding their ticket. Since i'll doing solo travelling this nite, i just came by and have a seat in the last row. Passing each second in such a places by just looking around till finally i figure out that most of the passengers came and reported to the receptionist when they arrived and got such a stamp or notes on their ticket. And guess what, i thought that my ticket is totally different from them. I dont know anythin' bout this ticket since i got it through Mbak Lia, my boardinghouse's mate. And, tonite was my first time having an overnite bus trip from Semarang.

Finally, i've confirmed to the receptionist and knowing that i have enter the wrong bus office #damn. My bus provider is PO Nusantara while this office is for Pahala Kencana. Hahahahah...so, i take a short walk towards PO Nusantara Office. The office was crowded when i found it. After have confirming my ticket, i try to have a seat when i found such a box for recharging our mobile phone. I dont know, i just saw it and feel amaze. Here in Indonesia?? maybe you will think i'm a nerd. But really, i never ever see it. It was a box with the same size as ATM Machince with have several partition like a small bookshelves that fill in with the various mobile charger. Each partition have a lock door to mitigate risk of being stolen. I think its cool!!




My bus delayed for an hour and got me to taste the warm green bean soup to boost my mood #halah..Finally, i've touchdown Jakarta (Rawamangun bus terminal) at 5.30 AM. It was a smooth trip, i fall asleep a moment after departure and no such traffic along the trip (or maybe i have no awareness about it since i've been sleepin'). After having Shubuh, i take Ojek to busway shelter and continue heading drom Layur towards Bendungan Hilir.

Good morning Jakarta, keep smile and welcoming me back on Car free day. Fresh air plus no traffic spreading the happiness to start this sunny day ^^




What a really short trip, but enhance me to keep the spirit of "Part time auditor, full time traveller"

Info;

Kopaja 20 (Kuningan - Gambir ) : IDR 2,000
Airport Bus (DAMRI) : IDR 20K
Airport tax : IDR 40K
Flight Jak-Semarang : IDR 400K (Sriwijaya Air)
Taxi (A. Yani airport, Semarang - Banyumanik) : IDR 85K
Mikrolet AC 10 from Banyumanik - Dr. Cipto : IDR 10K
PO Nusantara - VIP Bus, Semarang-Jakarta : IDR 250K
Ojek (Rawamangun - Busway Shelter ) : IDR 5,000
Busway (Layur - Halimun - Dukuh atas - Bendungan Hilir) : IDR 2,000

House of Arsonia

Dimas Haryo Nogoseno
Phone : 0857 4211 5161, 0852 2798 0004
Jl. Perintis Kemerdekaan No.40, Banyumanik
Semarang, Telp. (024) 747 2340

Pondok Serrata Hotel
See below picture as your reference^^
or visit http://pondokserratasemarang.com/



Sunday, January 2, 2011

Happy New Year 2011


Huwaaaa...
Udah tahun baru ajah...ga berasa kali ya..makin tua ajah hahahahahah

Tahun baruan kali ini agak mencemaskan, nah loe?!!!! pasalnya masih ada kerjaan di ofis fufufufufu, tapi Alhamdulillah.,..rencana taon baruan bareng ama temen2 Rainbow (Maria Wina, Akuntina, Reni Riadi, Elina Mihardja, Ochie Dewina, Vero Agusta) lancar jaya...Starting nonton The Tourist yang dibintangi ama Johnny Depp and Angelina Jolie at Ex ampe 23.45, lanjut poto2 di HI - Thamrin yang jadi sentral fireworks as usual, shalat isya' (Astaghfirullah telat banget, namun Alhamdulillah masih inget hahahahhaha), hengkang lah kita ke Inul Vizta Sarinah hohohoho...

Berhubung tahun baru, keroke nya jadi ngantri dweeeeh...fufuuffu, sembari ngantri, kami disuguhi LCD TV yang lagi2 menghadirkan Jhonny Depp via Pirates of The Carribean..


Conclusion:
Kami mengakhir tahun 2010 dan Mengawali 2011 bareng Jhonny Depp (Tepok Jidat mode on)

Harapan 2011:
1) Selalu dalam Rahmat dan Hidayah Allah SWT.
2) All fams and friends are happily ever after
3) Hafal Juz 30 (dari taon lalu ga kesampean euy...)
4) Olahraga lebih rajin, karena celana udah pada ga muat
5) belajar makan nasi
6) Belajar minum susu kali yeee
7) Bisa nonton NKOTBSB wkwkwkwkkwkw
8) Secrets makes woman...woman..
9)
10)


Amien....

Tuesday, June 29, 2010

Dinadol Wedding

Dina EY Wedding

Xixixi, tulisan ku hari ini bertema perjalanan menuju wedding salah satu teman FYP EY BNI asal Cilegon, Dina Andreani yang kerap disapa Dinadol. Dari sekian teman FYP yang berencana hadir, hanya aq dan Harris yang tersisa. Alhasil, planning sewa mobil dari Jakarta harus di buang jauh2...nebeng mobil anak Unpad 2003 yang se gank ama Dina juga sudah tidak memungkinkan karena mobil sudah full para partisipan (Ada Anne plus co'nya, Fira dan 3 orang lagi). Setelah modal nanya kanan kiri (thanks to Yanto yang katana 3 taon melanglang buana di Cilegon, Mbak Wina dan Mbah Google yang senantiasa bersedia menjawab pertanyaanku...heheheh)...Mingu pagi, sekitar pukul 8 lewat 15 aq dan Harris sepakat untuk bertemu di halte bus depan Univ. Atmajaya. Dari sana kami naik Bus 213 arah Slipi, based on info yang kami terima ada beberapa bus yang menuju Cilegon lalu lalang di seberang Rumah Sakit Harapan KIta, Slipi. Ada Arimbi, Bahagia dan Primajasa. Beberapa blog tidak menyarankan Arimbi, alhasil kami passed saja ketika si Arimbi Kuning melintas. Tak lama kemudian sebuah minibus berwarna putih tujuan Cilegon melintas. Bergegas kami masuk tanpa menyadari satu hal...ga dapet duduk euy...

Sekitar 1 jam 30 menit aq duduk di "landasan kursi" yang disiapkan kenek bus tepat di dekat Pak Sopir. Alhamdulillah, bus Bahagia yang kami tumpangi masih terbilang baru...AC nya masih semriwing heheheh...sedangkan Harris tepat diujung lorong bagian belakang (syukuri aja Bang...) sehingga komunikasi dalam bus kami lakukan melalui sms. So far, perjalanan kami tak perlu dikeluhkan...Dengan merogoh kocek sebesar IDR 20 ribu per orang, meski tak dapat tempat duduk, bus masih bisa dikategorikan nyaman. Setelah memasuki kota Serang, beberapa penumpang turun, disinilah kami baru mendapat tempat duduk yang layak. Sesampainya di perhentian terakhir bus yang disebut Terminal Bayangan, kami naik angkot berwarna ungu menuju perempatan (Polda) lanjut angkot warna merah arah merak yang akan membawa kami ke pusdiklat Krakatau Steel, tempat resepsi pernikahan diselenggarakan.

Si Abang melirik jam, "Masih setengah 11 Sun, kepagian kita..." hehehhe...Resepsi sendiri dijadwalkan pukul 11. Sedangkan para undangan diberi kesempatan dari pukul 11 hingga pukul 2 siang. 3 hours to go...hohohohoho....setelah memastikan lokasi kepada satpam yang bertugas, kami undur diri ke toilet. Loh? kok toilet??? heheheh, Harris mesti ganti baju karena sesuai rencana qta, tema kali ini agak semi backpacker. Jadi costumnya casual aja. Harris pake kaos dan saya sendiri nge jeans ria...hahahaha.

JaM 11, kami melenggang ke gedung resepsi....masih sepi. Ada Anne and the gank, menyapa sekilas sembari lalu. Lima belas kemudian, acara tak kunjung mulai...celetukan2 dodol mulai terlontar,
"Eh Bang, jangan sedih ya???" celetukku.
"Apaan sey Sun?"
"Sudah, ikhlasin aja...She's gonna be happy"
"????????"

Sebenarnya aq penasaran..tumben2nya si Abang niat banget mo dateng ke nikahan si Dina. Apalagi, kali ini pas aq bilang naik bus, dia langsung mengiyakan. Hmmmph..jangan..jangan...hoihohohoho...

"jangan2 sepatunya ketinggalan Sun?" ucapnya asal. Hahahahah...emang peristiwa itu tak terlupakan....(Skip, hanya FYP BNI yang tahu...)

Tak lama kemudian, acara benar2 dimulai. Bak raja dan ratu sehari kedua mempelai memasuki ruangan. Jepret sana jepret sini, termasuk poto2 sendiri. Upload lanjut tagged FYP BNI yang laen. Sekali lagi, "jangan sedih ya Bang?" hahahahah, sebenernya selain karena kegemaranku menghadiri resepsi pernikahan seseorang, aq juga agak takut kalo tiba2 si Abang melakukan hal bodoh di sepanjang perjalanan. hahahh, makin lebay mode on. Selepas mengucap selamat, langsung menuju meja panjang berisi aneka santapan nusantara. Kalap. Kenyang.

Adat minang

Narsis di nikahan orang hahahah
Me ^^
Abang ^^

Usai bersantap ria, kami shalat di Masjid Al Hambra yang bertempat satu lokasi di Pusdiklat Krakatau Steel. Karena si Abang ada kondangan lagi di TMII, kami memutuskan untuk pamitan. Tak lupa, poto dulu laaah.....

Perjalanan pulang kami tempuh dengan rute serupa, kecuali untuk bus menuju Jakarta, kami memutuskan Arimbi arah Kalideres yang akan menghantar kami pulang. Dan, itu pilihan yang salah. Meski ongkos tak beda jauh (17 ribu per orang). Rute bus sama sekali mengindahkan tol yang ada. Kami seperti berputar2 ditengah kota. Berasa lamaaaaaaaaaaaa.....ditambah lagi AC yang kurang OK serta penumpang yang cukup penuh dan jorok..iiiih...muntah sembarangan..hueks. Jika berangkat kami cukup menempuh sekitar 2,5 jam maka perjalanan pulang bisa mencapai 4 jam karena bus baru berhenti di Kalideres, lanjut busway arah Harmony yang macet total. Plus antrian harmony ke koridor laen yang lumayan memicu sesak napas. Tapi alhamdulillah, kami pulang dengan selamat...heheheh...pokoknya buat Dina and Ari, Selamat Menempuh hidup baru ya....doakan kami semua segera menyusul.

Sunday, January 31, 2010

Singapore on peak season \^^/

Luge ride with Friends at Sentosa
Yeay...Singapore once more..
It was my 3rd time visiting this country. Previously, i've plan to take this trip with some of my 7Eleven Mates but unfortunately some of them make a cancellation due to some reason. Hence, this trip only prevailing Me, Tamee, Mbak Yoan and her sister, Ming and also Budhe Ida (my Mate that currently stay in Singapore).

Ready rangers 

Minus tam2 



Those one and a half day was fun through exploring Sentosa Island and shopping along day wkwkwkwk...a nice escape from office peak season.

Shopping like Crazy
Song of the sea, wallpaper doank

Shopping at Imlek night


And now, lets back to Jakarta...piuh....

Hostel:
Amigos Hostel
55 Lavender Street, Singapore, Singapore