Sunday, January 31, 2010

Singapore on peak season \^^/

Luge ride with Friends at Sentosa
Yeay...Singapore once more..
It was my 3rd time visiting this country. Previously, i've plan to take this trip with some of my 7Eleven Mates but unfortunately some of them make a cancellation due to some reason. Hence, this trip only prevailing Me, Tamee, Mbak Yoan and her sister, Ming and also Budhe Ida (my Mate that currently stay in Singapore).

Ready rangers 

Minus tam2 



Those one and a half day was fun through exploring Sentosa Island and shopping along day wkwkwkwk...a nice escape from office peak season.

Shopping like Crazy
Song of the sea, wallpaper doank

Shopping at Imlek night


And now, lets back to Jakarta...piuh....

Hostel:
Amigos Hostel
55 Lavender Street, Singapore, Singapore

Monday, December 28, 2009

Pangandaran - Green Canyon - Batukaras

Green Canyon - Pangandaran
Mulanya perjalanan ini hanya berawal dari kepingin, yang mana kepingin itu syndrom akut yang kalo ga dituruti bikin ga bisa tidur, ngiler berhari-hari..heheheh...
Yup, trip ini bermula saat salah seorang teman backpacking nyeletuk kalo Green Canyon yang ada di Pangandaran, wajib dikunjungi...dan karena emang dasarnya suka berkunjung ke tempat yang belum pernah dikunjungi, jadilah...Aq, bersama Iqoy dan kakak tingkatnya di bangku Kuliah, sebut saja Teh Ayu...berangkat menuju "kepingin"an kita...

Kamis, December 24, 2009 kami berkumpul di rumah Iqoy di daerah Kampung Rambutan, JakTIm. Maklum, sebelum hari H kami sudah browsing bahwa di terminal inilah Bus Budiman ngendon sampe jam 8 malem untuk mengangkut penumpang ke Pangandaran. Orang tua Iqoy sempet nanya, "Ini yang pergi cewek semua?" pertanyaan itu hanya kujawab dengan nyengir saja hahahah...daripada batal berangkat ^_^
Sebenarnya ada satu Cowok yang planningnya akan pergi bersama kami, sebut saja CacingIjo hehehhe...bukan nama sebenarnya tapi finally ga bisa join..dan "Kepingin"an qta udah ga bisa di delay lagi hehehe...

Jam setengah 8 malam kami menuju terminal, apa daya Bus Budiman yang meninggalkan Pakdiman tak kelihatan...huhuhu...Plang Pangandaran yang stand by di barisan paling depan..kosong melompong tanpa punya barisan..huhuhu...sempet resah juga, apalagi ingat kalo Nyak-nya Iqoy sempet bilang.."Inget, kalo ga dapet bus..pulang aja,,ga usah pergi!!!!"

Tapi rupanya Allah mendengar doa kita, bukan Budiman yang langsung nongol tapi tepat di depan plang ada dua cowok yang masih pake "office attire" dan mengenali aku hohohoho..ternyata ada Donny sama Dimas yang sedang menunggu Budiman juga...Alhamdulillah...
aku baru ingat kalo mantan rekan sekantorku juga pada mo maen ke Pangandaran, cuman mereka sewa mobil jadi nggak nyangka aja ketemu di terminal. Mereka ga bisa cuti katanya, mobil sewaan udah berangkat pagi..dan mereka nyusul usai jam kantor.

Tak lama kemudian datanglah bus yang dinanti, berbaris di belakang Plang pangandaran. Tapi oh my God, itu bukan Budiman, Pakdiman juga bukan...heheheh, Merdeka kalo ga salah namanya..busnya udah berumur, non AC dan lebih mirip metromini ato Kopaja ketimbang Bus,,,tanpa babibu kami berlima menghambur mendekati bus, setelah menentukan posisi, kondektur mendatangi kami dan kami harus merogoh kocek IDR 60,000 per orang. mahal juga ya....tapi... Weits, rupanya kami ketipu....bus ini tipikal mematok harga di atas bus, orang di belakang kami bahkan ada yang cuma bayar IDR 45,000. Ini jadi pelajaran pertama buat kami malam itu...tawar boss!!!
Perjalanan ditempuh selama kira2 8 jam, termasuk di oper ke bus ekonomi yang lain ditengah malam hadow....

Sekitar jam 5 kami tiba di terminal Pangandaran, aku berpisah dengan Donny dan Dimas dan langsung menuju mesin ATM terdekat dari Terminal (BNI and BRI).Maklum, dana menipis heheheh,,,setelahnya kami langsung menuju masjid besar Al Istiqomah di samping terminal. Disini kami shalat Shubuh lalu mandi di kamar mandi masjid. Kamar mandinya bersih coy...membuat tekad kami semakin bulat untuk menginap di masjid..hehehhe. Tak ketinggalan, poto2 dulu qta di sekitar masjid dan terminal Pangandaran.
Masjid Pangandaran

Signboard
Setelah mandi dan nungguin Iqoy ma Teh Ayu sarapan, kami membeli air minum untuk bekal di Indomaret dan Alfa Mart didekat masjid, lalu masuk terminal untuk naik bus menuju ke Cijulang. Langkah awal menuju Green Canyon. Dari Cijulang lanjut naik ojek ke Green Canyon. Namun, ditengah jalan kami dioper ke angkot warna cokelat menuju Cijulang. Lalu sopir angkot menawarkan untuk lanjut mrngantarkan kami ke Green Canyon Kami memilih untuk berangkat ke Green Canyon pagi2 untuk menghindari antrian.
Namun sayangnya, hari Jumat Green Canyon baru buka pukul 13.00 hingga 16.00...jadilah kami lanjut ke Batu Karas terlebih dahulu...batu karas hanya sebagian pesisir pantai yang lebih mirip ancol bagi kami. Agak kecewa, kami memutuskan tracking saja dari Batu karas ke Green Canyon.Itung2 menghabiskan waktu sembari menunggu GC buka. Lha Kok 3 jam ya..hadow...kaki rasanya udah triple L (Lemah, Letih,Lesu) hahahha....alhasil qta makan bakso plus plus. Plus nambah maksudnya..hahahh...

Capeeek heheheh 
Batukaras
Pecel warna warni, enyaaak
Ngebakso..wajib!!!!
sehabis makan kami lanjut ke GC dan tralalala...dapet antrian no 348 hmmph...lama juga ya nunggunya...
sembari nunggu nongkrong gajebo dipinggiran sungai, ketemu ama Lia, Fadly, Donny, Dimas, dkk (rekan SCB-q) jadi rame deh suasananya.
Meski lumayan lama gajebo nungguin antrian perahu, tralala datang juga giliran kami. Huiks, dengan ongkos sekitar IDR 75,000 perahu bisa dinaikin hingga 5 orang. Lumayan jadi IDR 15,000 per orang. Plus biaya tambahan kalo mo berenang setelah turun dari perahu sekitar IDR 100,000/ perahu, jadi mending nyemplung semua aja heheheheh


Sayangnya hanya Aq, Iqoy dan Fadly yang menenggelamkan diri ke air. meski ga bisa berenang, i know it was Fun!!! hehehhe so...nyemplung deh...sebenrnya ga masalah, karena qta dibekali pelampung dan tali sebagai pengaman karena arus air cukup kencang. Meski air tak berwarna hijau tosca sebagaimana dibicarakan orang (habis hujan euy) aq tetap mensyukuri nikmat Allah, karena telah diberikan kesempatan untuk menikmatinya. Subhanallah...Indonesia is dangerously beautiful...

Dengan gaya berenang yang ga jelas berpadu water wall climbing hehehhe opo maneh toh iku, sebenernya wall climbing yang dimaksud adalah berjalan melayang diair sembari menapakkan tangan dan kaki sekenanya di sepanjang dinding tebing agar tidak terseret arus air (two thumbs up!!!!) dilanjutkan memanjat ke atas untuk menemukan semacam kolam mandi mini yang Masya Allah..jernih banget airnya. Must be try temans...because it makes me want to re-visit this place one day...

After basah2an, kami bertolak dengan perahu untuk ganti baju, mandi dan makan. Rekan2 SCB q kembali ke Jakarta dengan mobil sewaan, dan tinggallah kembali kami bertiga yang luntang luntung ga jelas mencari pengharapan untuk kembali ke Pangandaran. Jauh euy...capek....

After luntang luntung ga jelas, kami memutuskan untuk naik ojek dulu ke area perkampungan, namun sialnya angkot terakhirpun sudah tak bersisa untuk menghantarkan kami balik ke Pangandaran. Alhasil, untuk menenangkan diri kami singgah di salah satu masjid, shalat, minta petunjuk sama yang diatas hehehe... dan entah kenapa tiba-tiba terbersit satu ide konyol untuk bermalam saja di masjid ini dan kembali ke Pangandaran esok hari.

Niatan menginap di masjid kami urungkan mengingat ukuran masjid yang tidak begitu besar serta beberapa jamaah yang hilir mudik di dalam masjid. Gontai kami berjalan menelusuri jalanan lurus yang notabene berujung di Pangandaran. Dan tetap saja, meski sudah mencoba berjalan cukup lama, masih jauh saudara-saudara hahahha.

Ga patah arang, kami mencoba menumpang kendaraan yang lewat. Apapun itu, dari mobil pribadi ampe truk barang. Dan alhamdulillah, tak lama kemudian sebuah truk kayu berbaik hati memberikan tumpangan. Tapi ya mungkin belum rejeki, sekali lagi kami urungkan niat lantaran awak truk harus rela memberikan kursinya untuk kami sementara dia berangin-angin di bagian bak truk. Kami memang butuh, tapi tidak seyogyanya kami merebut hak orang lain, apalagi nyusahin orang lain, iya ga?

Mungkin Tuhan mendengar doa kami, tak lama setelah truk berlalu, sebuah angkutan umum lewat. Angkutan tersebut pintunya sudah tertutup rapat, namun dengan baik hati bersedia membuka pintu untuk kami meski sudah kelewat dari jam operasi. Dan sekali lagi kami menyadari, perjalananan menuju Pangandaran benar-benar masih jauh...

Tiba di Pangandaran, masih ada satu masalah yang belum terselesaikan. Dimanakah kami akan meletakkan badan malam ini?? Berbekal blog walking, beberapa memang menyarankan penginapan murah di sekitaran terminal pangandaran, namun ada yang paling murah aka ga bayar, nginep di masjid Pangandaran hahahahha dan ini yang kami pilih.

Menginap di masjid memang bukan masalah, dan sejauh yang saya baca, aman-aman saja. Masalahnya, kami bertiga wanita, dan mungkin karena itulah tak lama setelah kami meluruskan kaki di masjid, seorang pria paruh baya yang notabene penjaga masjid menyuruh kami untuk beristirahat di sebuah ruangan kosong yang masih berada di dalam kompleks masjid. Lebih aman buat wanita, ujar beliau, so tanpa babibu kami mengikuti anjuran beliau.

Kenapa Masjid Pangandaran? selain merupakan masjid besar yang berlokasi di dekat terminal, masjid ini juga dilengkapi kamar mandi yang cukup bersih. Beberapa traveler juga merekomendasikan masjid ini, terutama bagi mereka yang tiba dini hari.

Menjelang pagi, kami segera berbenah untuk eksplore pantai Pangandaran. Dari masjid ke pantai cukup ditempuh dengan jalan kaki. Pangandaran cukup luas, apalagi jika kita sekalian menelusuri bibir pantai dan perbukitan kecil disekitarnya. Puas berkeliling menjelang dhuhur kita berbenah dan hengkang kembali ke Jakarta. Puas? tentunya!!! kapan lagi bisa menjelajah nusantara murah meriah, tanpa cuti pula hoihohoho.. mumpung masih sehat dan full semangat ^^



Tuesday, December 8, 2009

4 Days in 4 countries...(cont'd)

. This pic was taken on our first day at KL. On the way to Masjid Jamek from Dang Wangi Stesen(No comment...it's the way how Malaysian spell and write it). The best pic we have of KL Tower hahahah...encourage us to go back to KL Tower in the morning heheheh and let's guess..we take a long walking time again..there's no changes, we still found any difficulties to capture the tower in our hands. (absolutely can't). oPlease be patient, because there was a huttle bus that lead us to the main gate of the tower, no more walking instead u want to have the incline tracking which is not a kind of hiking heheheh...
we just spare a little time here, not only because it just a tower plus some high cost adrenalin rush and fun games but also reality that we should cattch up the flight from KL to Bangkok hmmph...
Bangkok..here we come...

Friday, November 13, 2009

Slept in 4 countries in 4 nights...day 1


Hmmph...

I never wonder that it could be happened to me
the silly thing start from my previous post...hahahah...just read it first, ^_^

Day 1,


it started with a phoned call from my friend who already wait for me in front of the nearest street of my boarding house in Central Jakarta. Unfortunately, though backpacking become our theme for this trip, we took Taxi to the Jakarta International Airport due to the early flight schedule, yup...Jakarta - Kuala Lumpur at 06.00 am. We can take the airport bus which is only cost IDR 20,000 per person instead of using Taxi which is more expensive, total IDR 110,000 including toll fee. Taxi can be the best ride when you've plan to go to the airport in group with 3, or 4 of your friends, average cost method.



International flights depart from Terminal 1 D (International Departure),
check your luggage, passport, NPWP (to get free from fiscal, it's a must!!!!), ticket, money and camera hehehehhe...


depart from CGK at 06.25 actually and arrived in KLIA at 09.25 am. "Ketibaan Dalam Negeri" hmmph Melayu language, similar with Indonesian. Take the bus from the airport to KL Central, Air Asia offer pre book during your booking, or just go to the ticket counter when you arrived at KLIA. It cost RM 8, for single trip and RM 14 for return ticket. So, i suggest you buy the return one if you've plan to continue your trip by Plane. Don't forget to get the Shuttle bus schedule for your reference.


trip from KLCC to KL central takes approx. 1 hour and it was so boring...i've met with Indonesian who've plan to stay in KL till mid of Nov, but he stay for work...lucky me..he bring some foods and share with me..hohohoho



arrival at KL Central looks like a basement, if you want to take a express train and take a rest while having a lunch you can get it at the top floor. We go up till we realize that we should go to our guesthouse at Bukit Bintang, so we must take a KL Monorail near the KL Central, which is at the ground floor (Bus Stop), continue with walking for approx. 10 minutes over the KL Central. Ask someone, if you're not sure where to go.



our first destination is Bukit Bintang, we need to take off our luggage. Backpack actually. we stay at the apartement owned by Indonesian, located at KL Plaza Suite..Bukit Bintang. Next, we go to Masjid Jamek by taking Monorail from Bukit Bintang to Bukit Nanas, change with MRT at Dan Wangi Station to Masjid Jamek Station. Unfortunately, we can't go inside Masjid Jamek because the two of us were not wearing hijab at that time...so just take a picture outside the building.


and the rain fall....aaaargh...but we agreed to continue our trip..bring ur umbrella please...we walk through the rainy day, keep spirit to face Merdeka Square, where most of the government office stated, national library, Bank Negara, Museum etc which is only takes 15 minutes from Masjid jamek, continue with Central Market (also walking) hehehhe...most souvenir available here...and outside the building you can find the cheap steam boat and various chopping snack hmmmph yummy..with a cheap prize..


next, it's 06.00 p.m already..ooops the main purpose...Suria Twin Towers..hohoho...we decide to go there at night because we love the lighting at the building instead of the view from the skybridge which is required us to take a queue since early morning to get the ticket...

so..let's take a MRT from Pasar Seni station to KLCC.

finally, it's time to go..KL Tower waiting...hohohoho...we take a slow walking from KLCC to KL Tower huhuhu..tired... a long way..and we couldn't capture a best view of KL tower=(

maybe it's time to sleep and once again walking become our favourite that day..from KL Tower to Bukit Bintang..hahah..it's hard after a long..long day...
take a rest first before continuing our journey tomorrow morning, take a shower...praying...and zzzzzzzzz,,,,,,

it's enough for today

Thursday, October 29, 2009

Ticket Hunter.......

Hmmmph…
I don’t know where to start…but actually I know that it’s a must

However, our hunting started when me and my friends (Emy and Prew) found a cheap or we can call it “the cheapest” return ticket from CGK to KL offered by Airasia, best low cost airlines …heheheh…sounds like I’m one of their marketing sales…but it’s true we paid only IDR 215.000 for those ticket. Exclude airport tax from CGK – KL amount to IDR 150.000 (applied for all international flights).

We book for a week trip, depart on Oct 22 and arrive on Oct 27. Seems too long for just visiting Kuala Lumpur, but wait…we have another plan…hohohoo…dreaming to take an overland trip from KL to Bangkok , then continuing to Siam Rep (Cambodja) to see Angkor Watt. And Sipiriliiii…we’ve got ticket from Siem Rep to KL which is only cost USD 9 (What??????) hhuhuhuu…cheaper than the ticket of Business train from Jakarta to Surabaya, even Jakarta - Jogjakarta.

Times goes by, we realized that it will be to heavy and risky to take an overland from Bangkok to Siem Rep. According to our research, it’s not only wasting time but so much rip during the trip. Finally, considering that actually we have only six days and wanna enjoy this holiday (we back to the office at October 28)..we execute our last destination…Angkor Watt …See U next Time…

Hmmmph…it feels so long to getting closer to October 22….
We never stop talking about our plan….browsing each place must be visit when we were there…just too excited…huhuhu…

Then, we found that Airasia offer a cheap flights frm KL to BKK, IDR 235.000 huhuhuu….it was cheap considering that we have not to pay any airport tax for international flights…so…we got it…

The remaining issue is how we get back to KL due our return ticket is a CGK – KL – CGK???? A good advice for all of you, please ensure that you’re not make a booking for return ticket if u wanna go to various country…it cost more than u think…
So, we plan to make an overland trip from Bangkok (BKK – KL) but once again we execute that plan. Both of my friends buy a single trip ticket from BKK to KL cost at IDR 800.000 (wow…expensive compared to another right?...)
I didn’t buy the ticket due to the issue that I can’t join them at that day hiks…hiks…

It’s hard for me to face reality that our plan only can be their not mine…especially when October coming to the end…
I just think that maybe it was the best plan that Allah have for me…maybe I’ll go further next time…huhuhu…just try to cheer up my mind ^-^

Till I’m asking to myself…None can change yours except yourself…
So…I decided to join, but only till October 25...seeking the cheapest direct flights from Ba ngkok to Jakarta..but nothing left…hello, it’s October 21 already…huauhuau
There are many Airlines could be choosen…but which one offer the cheapest over various destination. Firstly, I think take a direct flight is a best choice, more time in Bangkok, no wasting time for traveling…but..Oh My God!!!! It cost IDR 2.2 mio huhuhuu..for Airasia, the same cost if I fly with Garuda Indonesia…damn….

Get a new Direction please…
Bangkok – Penang – Jakarta, huhuhu…total cost IDR 1,3 mio…not bad lah…but once again…the schedule can be stated as injury time. Bangkok – Penang will arrive in 10.15 and next flight from Penang to Jakarta depart on 10.45, execution made.

Next, Bangkok – Singapore – Jakarta
Finally I choose this one, cost IDR 1,3 mio. Depart from BKK on Saturday (Oct 24) with the last flights about 18.30 p.m continue with flying
From Singapore to Jakarta with the last flight of Air Asia. Depart on Sunday, Oct 25 on 22.15 p.m and arrived in Jakarta on 22.45 p.m

I’m not using Tiger Airways that time because it cost a lot than Air Asia. Sometimes, it can be cheaper…so don’t forget to check first.

Hunting ticket always can be a journey. Process to make a deal with the time, budget and risk of our availability especially the “TIME” which is so unpredictable.
Once u make it, you want more…
Just remember, “HIGH RISK HIGH RETURN”

Cheerish everyday you have, maybe tomorrow never come

Remember the creator, anywhere you are
Then,
You’ll see how’s great this world’s are