Saturday, October 23, 2010

Bentuk itu....

"Tapi beberapa hari ketika aku susah tidur. Aku memang berpikir. Mencari bentuk yang sudah hilang itu. Dan tidak berhasil menemukannya sekarang."

Bentuk itu dulu hadir disana. Tumbuh subur tanpa pernah disadari oleh siapapun. Karena hanya aq yang tahu. Atau mungkin, dia sebenarnya tahu tapi tidak mau tahu. Atau malah akulah yang terlalu pengecut untuk mengakui bahwa dia tahu. Hingga akhirnya aku memohon kepada yang kuasa, semoga dia tak akan pernah tahu.

Tuhan mengabulkan doaku.

Doa yang sekali lagi terucap tanpa analogi. Membawa aku jauh, dan semakin jauh dari apa yang sebenarnya kuingini. Dan kini, aku mencoba, belajar dan memaknai setiap kata dan bentuk itu. Belajar untuk tidak menyesal. Mempersalahkan. Bahkan membodohkan orang lain maupun diri sendiri.

Aku. Doaku. Hidupku. Matiku. Bentuk itu.
Lillaahi Rabbil Aalamiin.

"Alyauma akmaltu lakum diinakum, waatmamtu alaikum ni'matiii waradliitu lakumul-islaamadiinaa.
"

No comments:

Post a Comment