Tuesday, September 14, 2010

Lebaran 1431 H

Lebaran...

Lebaran merupakan salah satu budaya Indonesia yang lahir dari asimilasi budaya Indonesia dengan agama Islam sebagai wujud perayaan atas hari kemenangan setelah melaksanakan rukun islam yang ke empat, Shoumi Ramadlaana. Hari kemenangan ini oleh umat muslim sedunia dikenal sebagai Ied Fitri (Idul Fitri) yang diperingati setiap 1 Syawal tiap tahunnya. Fitri sendiri merupakan kata serapan dari bahasa arab (arabic) yang berarti bersih, suci. sehingga idul fitri merupakan hari dimana manusia diharapkan kembali fitrah (bersih) setelah beribadah dibulan yang penuh berkah selama sebulan penuh.

Uniknya, lebaran di Indonesia tak hanya dimaknai sebagai wujud kemenangan untuk kembali fitrah dimata Yang Maha Kuasa. Idul Fitri secara fenomenal menumbuhkan budaya baru dimana segenap masyarakat Indonesia, khususnya umat muslim untuk merayakan hari kemenangan bersama keluarga dan kerabat. Tak ayal, umat yang tengah hijrah ke kota maupun negara lain berbondong-bondong kembali ke tanah kelahiran untuk turut merayakan bersama keluarga dan kerabat. Mudik. Budaya baru pengiring Ramadlan dan Lebaran dari tahun ke tahun tumbuh bersama sebagai rutinitas dan acara tahunan.

Seiring dengan animo masyarakat untuk kembali ke kampung halaman, demand akan berbagai media transportasi pun meningkat tajam. Tiket sarana transportasi berbagai kelas kandas jauh sebelum hari "H". Kereta Api, Pesawat, Bus hingga kendaraan pribadi jadi pilihan. demi satu hal. Lebaran.

Layaknya sebuah momen perayaan, lebaran juga memiliki makanan khas. Ketupat. Hohohohoo, makanan berbahan dasar beras ini sebenarnya menyerupai lontong, hanya saja pembungkusnya bukan daun pisang melainkan daun pohon kelapa yang dianyam sedemikian rupa hingga membentuk bidang geometri dimensi tiga yang lekang disebut sebagai belah ketupat dalam pelajaran Matematika. Ketupat biasanya di makan bersamaan dengan makanan bersantan macam opor, kare atau gulai. sluurrrrp.....Dan seseorang mentranslate-kannya sebagai rice cake wrapped in woven coconut leaves.. xixixixi, thank's to my Pak Boss ^^

Namun, ternyata eh ternyata ketupat tak selalu disajikan tepat pas hari lebaran. Di daerah tempat aq berasal (surabaya sing bagian ndeso..xixixi, tapi sangat tenang dan cinta damai), ketupat menjadi satu wacana tersendiri. Selama lebaran, hampir tak ada rumah dengan menu ketupat. Ketupat akan naik daun kira2 seminggu setelah lebaran. Setiap rumah hampir semuanya akan menyajikan ketupat lengkap dengan aneka masakan bersantan, bumbu maupun kuah. Tak jarang tetangga saling menghantar masakan ketupatnya dari rumah ke rumah.

Bahkan, seingatku...semasa aku masih kanak-kanak (sekarang masih anak2 juga hohoho), setiap anak akan diundang datang kerumah untuk mendapatkan menu ketupat dari tiap rumah. Berasa bancakan gtu deh, eniwei pada tahu bancakan ga yah???? itu istilah basa jawa yang more or less berarti dateng untuk berdoa bareng sejenak dengan aneka makanan untuk dibawa pulang secara gratisan sebagai compliment ^^

Lebaran sendiri menurutku secara etimologi berasal dari bahasa jawa "Lebar" bukan bahasa Indonesia loh ya, yang lebih merakyat sebagai bahasa jawa sehari-hari dengan makna habis tanpa sisa. Yups, lebaran dapat dimaknai sebagai habis (terhapus) nya dosa-dosa kita setelah sebulan penuh beribadah dan memohon ampunan kepada Sang Kholiq. So, it has the similar meaning with the "Fitrah" in a subtance. hehehehhe

Jauh dari semuanya, Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT karena tahun ini selain berkesempatan untuk menikmati Ramadlan sekali lagi, Yang di Atas masih memberikan kesempatan bagiku untuk turut menikmati Mudik ke kampung halaman. Ini mudik ke lima dalam hidupku. Mudik yang baru kurasakan sejak aku hijrah ke Jakarta. xixixixi, selama ini saia dirumah saja...dan ada pula temanku @anda611 yang bercita2 pulang kampung (Piss..Chan...).

Dan mudik saya tahun ini cukup menyenangkan, karena selain berimpit dengan ultah perak saya ^^ juga karena tahun ini menu andalan keluarga, Tahu Campur, kembali mewarnai acara kumpul bareng keluarga hohohooh...

At the end,

Minal Aidzin Wal Faidzin..Mohon maaph lahir dan batin.

No comments:

Post a Comment